fbpx

Penggunaan Lie (Berbaring), Lie (Berbohong) dan Lay (Meletakkan)

Gede Murta

Kira – kira kalian bisa menjelaskan perbedaan lie vs lay tidak?

Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang sangat kompleks dan agak rumit, ya guys. Tetapi kalau kita tahu mengenai tata cara penggunaan bahasa dan tata bahasanya dengan tepat, sebenarnya bahasa Inggris itu adalah bahasa yang mudah dimengerti dan asyik untuk dipelajari. Khusus membahas tentang Irregular Verb atau kata kerja tidak beraturan, kalian tau nggak, gimana sih penggunaan yang tepat untuk kata ‘lie’ (berbaring), ‘lie’ (berbohong) dan ‘lay’ (menaruh)’? Ayo kita telusuri bersama-sama!

Sebelum kita bahas apa perbedaannya, apa sih yang menyebabkan kebingungan ketika kita memakai kata-kata kerja ini?

  • Artinya bisa saja sama
  • Salah satu kata kerja (kebohongan) memiliki dua makna yang sama sekali berbeda
  • Mereka bervariasi antara kata kerja beraturan (Regular verb) dan kata kerja tidak beraturan  (Irregular verb)

Untuk mengatasi keraguan mengenai perbedaan lie vs lays di atas, let’s check it out this explanation:

1. LIE (BERBARING)

Lie merupakan kata kerja tak beraturan yang bisa diartikan sebagai berbaring, tiduran, terletak, terbentang. Biasanya kata kerja ini diikuti dengan preposisi ‘on’ kemudian diikuti dengan Noun.
Contoh: My cat lies on this mat.

2. LIE (BERBOHONG) 

Lie disini dikategorikan dalam kata kerja beraturan yang artinya berbohong, menipu. Kata kerja ini diikuti dengan preposisi ‘to’ atau ‘about’.
Contoh: Some people lie about their status.

3. LAY (MENARUH)

Lay merupakan kata kerja tak beraturan yang artinya meletakkan, menaruh sesuatu. Yang paling penting pada kata kerja ini adalah selalu diikuti dengan Noun (benda yang ditaruh).
Contoh: The policeman told him to lay his gun on the ground.

6

Berikut perubahan dalam bentuk V1, V2, V3 dan bentuk V-ing

v1= lie (berbaring)
v2= lay
v3= lain
v-ing= lying

v1=lie (berbohong)
v2=lied
v3=lied
v-ing=lying

v1= lay (menaruh)
v2=laid
v3=laid
v-ing =laying

Leave a Comment