fbpx

Contoh Percakapan dengan Menggunakan Phrasal Verb Part 1

Gede Murta

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membicarakan tentang pengertian phrasal verb dan beberapa contoh kalimatnya. Sebagai pengingat, phrasal verb adalah kata kerja yang memiliki kombinasi antara kata kerja dengan satu atau dua partikel lainnya. Umumnya partikel tersebut berbentuk preposition seperti at, by, on, in, dan lain – lain ataupun adverb. Nah, kali ini EC akan memberikan 3 contoh percakapan menggunakan phrasal verb. Bagi yang penasaran dengan contohnya, yuk disimak percakapan menggunakan phrasal verb berikut ini.

Percakapan 1

Peter: Hi, dude why are you still here? I thought you’ve already gone to the Airport. (Hai, kenapa kamu masih disini? Aku kira kamu sudah pergi ke Bandara).

Paul: The train is full. I can’t get on. By the way, where are you going now? (Keretanya sudah penuh. Aku tidak bisa naik kereta itu. Ngomong-ngomong, kamu mau pergi kemana?).

Peter: Actually I’ve been away for one week to Gold Coast but now I’m going to Melbourne and coming back on next Sunday. (Sebenarnya aku sudah pergi sebelumnya ke Gold Coast tetapi sekarang aku pergi ke Melbourne dan akan kembali minggu depan).

Paul: I can’t hear you very well. Can you speak up a little? (Aku tidak bisa mendengarmu. Bisakah kamu berbicara sedikit lebih keras?).

Peter: I’m going to Melbourne and will come back next Sunday. (Aku akan pergi ke Melbourne dan akan kembali minggu depan).

Paul: Oh I see, okay. (Oh begitu, baiklah).

Tes Bahasa Inggris Online Gratis

Percakapan 2

Vic: Yay, holiday is coming and i am really keen on it. Are you looking forward to your holiday, Carl? (Hore, liburan akan tiba dan aku sangat bersemangat. Apakah kamu menunggu-nunggu liburanmu, Carl?).

Carl: Yes I am. I really can’t wait to have a long holiday so i can catch up with my parents. By the way, when will you back to work? (Tentu. Aku sangat tidak sabar untuk liburan yang panjang jadi aku bisa bertemu dengan orang tuaku. Ngomong-ngomong, kapan kamu akan kembali bekerja?).

Vic: I’ll be back to work next two weeks. How about you? (Aku akan kembali bekerja dua minggu lagi. Bagaimana denganmu?)

Carl: Ohh lucky you. My boss asked me to take holiday for one week so my holidays are nearly over. Next week I’ll be back to work. (Beruntungnya kamu. Bosku memintaku untuk mengambil liburan hanya satu minggu jadi liburanku sudah akan selesai. Minggu depan aku akan kembali bekerja).

Vic: Poor you. I’m sorry to hear that. (Kasihan. Aku turut bersedih mendengar itu).

Baja juga: Contoh percakapan bahasa Inggris di money changer

Percakapan 3

Michael: I want to make a cup of tea. Is there any hot water in the kettle? (Aku ingin membuat secangkir teh. Apakah ada air panas di ketel?).

Jack: Yes, there is water in the kettle but I don’t know if it’s still hot or not. (Ya, ada air di dalam ketel tetapi aku tidak tahu kalau airnya masih panas atau tidak).

Michael: The water is not hot enough. How do I switch on the kettle? (Airnya tidak cukup panas. Bagaimana cara saya menghidupkan ketel ini?).

Jack: It’s easy, just switch on the red button. (Gampang, hidupkan saja pada tombol yang berwarna merah).

Michael: By the way, can you turn on the light? I can’t see it properly. (Ngomong-ngomong, bisakah kamu menyalakan lampu? Aku tidak bisa melihat dengan jelas).

Jack: Sure, will do. (Baik, laksanakan).

Baca juga: Contoh percakapan di bar dalam bahasa Inggris beserta artinya

Okay guys, itu dia 3 contoh percakapan dengan menggunakan phrasal verb. Semoga dapat menjadi referensi atau pemahaman lebih lanjut mengenai penggunaan phrasal verb ya.

Ngomong-ngomong, adakah yang masih sering mengalami kesulitan dalam bahasa Inggris?

Wajar saja karena banyak sebab. Yang pertama adalah karena kamu kurang terbiasa dengan bahasa inggris. Smartphone kamu saja masih berbahasa Indonesia. Sebab yang keduanya itu karena kamu adalah tipe gerak. Kamu tipe yang harus belajar dan dijelaskan langsung oleh guru secara fun dan sekaligus langsung praktik. Dan sebab yang terakhir adalah kamu takut mencoba ikut kursus bahasa inggris.

Kamu tidak salah. Banyak orang juga takut kursus bahasa inggris. Takut harganya mahal dan tidak sesuai hasil. Ataupun juga takut membuat kesalahan saat belajar di tempat kursus yang ramai dan guru yang galak. Takut jadwal dan waktu luangmu yang tidak sesuai dan tidak cukup. Yang terakhir adalah kamu takut bosan dengan pembelajarannya. 

Solusinya untuk bisa bahasa Inggris  adalah dibawah ini:

  1. Pertama kamu ganti bahasa smartphone kamu menjadi English. 
  2. Kedua, ikut kursus bahasa inggris yang jadwalnya fleksibel tanpa takut hangus. 
  3. Ketiga pilih sistem private atau kelas kecil biar lebih bebas. 
  4. Keempat pilih kursus bahasa inggris online zoom yang langsung face to face dengan gurunya. 
  5. Cari kursus bahasa Inggris yang BERANI Memberi JAMINAN UANG KEMBALI. Di English Cafe kami jamin 100% UANG KEMBALI. Jika kamu tidak sreg dengan kualitas tutor dan module kami.

Coba Sekarang (Kuning)

Di English Cafe, kami adalah professional di bidang Bahasa Inggris. Semua program Bahasa Inggris seperti IELTS/TOEFL, General English dan program special untuk karyawan, hospitality dan medical semua tersedia. Program kita juga bisa di custom sesuai permintaan kamu lho. Semua tutor kami qualified dan terakreditasi. Ambil program kami dan kami jamin 100% UANG KEMBALI jika kamu tidak puas dengan kualitas tutor, sistem pengajaran kami dan platform kami. Yuk datang ke English Cafe di Jalan Gunung Soputan I 16 A Denpasar atau kalian bisa menghubungi kami melalui WA di nomor 082145458411. We’ll get you addicted to English!

Leave a Comment