fbpx

Wish atau Hope?

Gede Murta

Teman-teman pasti sudah tidak asing lagi kan dengan kata “wish” dan “hope”. Kedua kata tersebut memiliki arti/ makna kata yang mirip, yakni harapan atau keinginan. Namun, jangan sampai salah ya menggunakan kata wish ataupun hope karena kedua kata tersebut memiliki sedikit perbedaan dalam cara penggunaannya guys. Berikut penjelasan mengenai perbedaan penggunaan kata wish dan hope dalam suatu kalimat. Check this out!

Tes Bahasa Inggris Online Gratis

1. HOPE

Kata “hope” digunakan ketika kita membicarakan suatu kondisi atau situasi yang mungkin terjadi di masa sekarang ataupun di masa mendatang. Kata “hope” digunakan saat kita mengharapkan sesuatu atau hal terjadi dan harapan akan hal tersebut memungkinkan untuk diwujudkan. “Hope” diikuti oleh infinitive (to + verb) atau that-clause (noun clause).

Contoh kalimat:

  1. I hope that we get a higher score this year. (Aku berharap kami mendapatkan nilai yang lebih tinggi tahun ini). 
  2. I hope to see you again. (Aku berharap dapat melihatmu lagi).
  3. I hope you’re not late. (Aku harap kamu tidak terlambat).

Baca Juga: Perbedaan kata big, great, dan large

2. WISH

Kata “wish” digunakan untuk menyatakan suatu hal yang kita inginkan namun kemungkinan terjadinya sulit untuk diwujudkan atau bahkan bisa dibilang mustahil. Inilah yang membedakannya dengan kata “hope”. Kata “wish” juga digunakan untuk menyatakan pengandaian akan hal yang sudah terjadi dan kita tidak bisa mengubah apa yang terjadi di masa lalu.

Kita juga dapat menggunakan kata  “wish” untuk menggambarkan sesuatu yang kita inginkan untuk orang lain, seperti misalnya mendoakan orang lain. “Wish” yang diikuti oleh “simple past” digunakan untuk menyatakan situasi yang tidak mungkin terjadi pada saat ini. Lalu, kata “wish” yang diikuti oleh “past perfect” digunakan untuk menyatakan situasi kondisi yang tidak mungkin terjadi di masa lampau. Sedangkan kata “wish” yang diikuti oleh “past future” digunakan untuk menyatakan keinginan seseorang untuk melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda.

Contoh kalimat:

A. Wish + past simple

  1. She wishes she could drive a car (dia berharap dia bisa mengendarai mobil) = Faktanya dia tidak bisa mengendarai mobil. 
  2. I wish you were here (aku berharap kamu ada disini) = Faktanya orang tersebut tidak disini.

B. Wish + past perfect

  1. I wish I have attended The Java Jazz Festival when I was in Jakarta (aku berharap aku telah menghadiri The Java Jazz Festival ketika aku berada di Jakarta) = Faktanya dia tidak dapat menghadiri Java Jazz Festival saat berada di Jakarta.
  2. I wish I had said that to her (Aku berharap aku telah mengatakan itu padanya) = Faktanya dia tidak mengatakannya.
C. Wish + past future
  1. Andien wishes her mom would come to her birthday party next week (Andien berharap ibunya akan datang ke pesta ulang tahunnya minggu depan) = Kemungkinan ibunya datang atau juga kemungkinan tidak datang.

Baca Juga: Perbedaan a few dan a little beserta contoh kalimatnya 

Alright guys, sekian penjelasan tentang perbedaan penggunanaan kata wish dan hope. Apakah sekarang kalian sudah bisa membedakannnya? Kalau sudah, yuk coba buat contoh kalimat kalian sendiri menggunakan kedua kata tersebut.

Ngomong-ngomong, adakah yang masih sering mengalami kesulitan dalam bahasa Inggris?

Wajar saja karena banyak sebab. Yang pertama adalah karena kamu kurang terbiasa dengan bahasa inggris. Smartphone kamu saja masih berbahasa Indonesia. Sebab yang keduanya itu karena kamu adalah tipe gerak. Kamu tipe yang harus belajar dan dijelaskan langsung oleh guru secara fun dan sekaligus langsung praktik. Dan sebab yang terakhir adalah kamu takut mencoba ikut kursus bahasa inggris.

Kamu tidak salah. Banyak orang juga takut kursus bahasa inggris. Takut harganya mahal dan tidak sesuai hasil. Ataupun juga takut membuat kesalahan saat belajar di tempat kursus yang ramai dan guru yang galak. Takut jadwal dan waktu luangmu yang tidak sesuai dan tidak cukup. Yang terakhir adalah kamu takut bosan dengan pembelajarannya. 

Solusinya untuk bisa bahasa Inggris  adalah dibawah ini:

  1. Pertama kamu ganti bahasa smartphone kamu menjadi English. 
  2. Kedua, ikut kursus bahasa inggris yang jadwalnya fleksibel tanpa takut hangus. 
  3. Ketiga pilih sistem private atau kelas kecil biar lebih bebas. 
  4. Keempat pilih kursus bahasa inggris online zoom yang langsung face to face dengan gurunya. 
  5. Cari kursus bahasa Inggris yang BERANI Memberi JAMINAN UANG KEMBALI. Di English Cafe kami jamin 100% UANG KEMBALI. Jika kamu tidak sreg dengan kualitas tutor dan module kami.

Coba Sekarang (Kuning)

Di English Cafe, kami adalah professional di bidang Bahasa Inggris. Semua program Bahasa Inggris seperti IELTS/TOEFL, General English dan program special untuk karyawan, hospitality dan medical semua tersedia. Program kita juga bisa di custom sesuai permintaan kamu lho. Semua tutor kami qualified dan terakreditasi. Ambil program kami dan kami jamin 100% UANG KEMBALI jika kamu tidak puas dengan kualitas tutor, sistem pengajaran kami dan platform kami. Yuk datang ke English Cafe di Jalan Gunung Soputan I 16 A Denpasar atau kalian bisa menghubungi kami melalui WA di nomor 082145458411. We’ll get you addicted to English!

Leave a Comment