fbpx

Mengekspresikan Emosi dengan Interjection

Gede Murta

Sebelum kita membahas macam-macam interjection, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu apakah yang dimaksud degan interjection.

Apa itu “interjection”?

independent-words-of-interjection-3-638

Interjection adalah kata seru yang digunakan untuk mengekspresikan emosi. Interjection seringkali digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan salah satu dari delapan part of speech. Interjection lebih banyak digunakan pada speaking daripada writing dan tidak termasuk dalam formal akademik pada writing. Interjection biasanya diikuti dengan tanda Tanya (question mark) ataupun tanda seru (exclamation mark) tapi terkadang juga diikuti dengan tanda koma (comma). Untuk interjection yang diikuti oleh tanda seru biasanya digunakan untuk memperkuat nada bicara dan untuk mengungkapkan emosi yang lebih kuat seperti marah, senang, terkejut, ataupun seruan yang lebih kuat lainnya, ini disebut dengan strong interjection.

Contoh Interjection

InterjectionArtiContoh
ahmengekspresikan kesenangan“Ah, it’s really nice here.”
mengungkapkan realisasi“Ah, I got an idea.”
mengungkapkan pengunduran diri“Ah well, sorry I can’t help you.”
mengekspresikan keterkejutan“Ah! It was you!”
Alas (aduh)mengekspresikan kesedihan atau rasa kasihan“Alas, why must that accident happen?”
dearmengekspresikan rasa simpati“Oh dear! Are you okay?”
mengekspresikan keterkejutan“Dear me! That’s a surprise!”
ehmeminta pengulanganA: “It’s pitiful.”

B: “Eh?”

A: “I said it’s pitiful.”

mengekspresikan Permintaan“What do you about my new hair, eh?”
mengekspresikan keterkejutan“Eh! Are you serious?”
Menyatakan keingintahuan“You love her, eh?
ermengekspresikan keraguan“Canberra is the capital of…er…Australia?”
helloEkspresi sambutan“Hello, how are you?”
mengekspresikan keterkejutan“Hello! My money is gone!”
heymenarik perhatian“Hey! Look at my dress!”
mengekspresikan keterkejutan dan sukacita“Hey! It’s cool!”
himengekspresikan sambutan“Hi! Good morning Diana?”
hmmmengekspresikan keraguan“Hmm. I’ll do it later.”
oh, omengekspresikan keterkejutan“Oh! My laptop is broken!”
mengekspresikan rasa sakit“Oh! I’m dizzy.”
mengekspresikan permohonan“Oh, please help me!”
ouchmengekspresikan rasa sakit“Ouch! I cut my finger!”
geeMengungkapkan kekesalan“Gee! Why do you late?”
uh-huhmengungkapkan kesepakatanA: “Will you come to my party?

B: “Uh-huh.”

tsk-tskkecaman“tsk-tsk, you didn’t listen to me.”
wellmengekspresikan keterkejutan“Well,  you really do that!”
Menyatakan kesanggupan“Well, I’ll do it for you.”

 

Yuk ekspresikan emosi kamu dengan interjection, jangan lupa dipraktekkan ya..

Leave a Comment