fbpx

Yuk Belajar Fonetik Bahasa Inggris

Gede Murta

Untuk teman-teman yang masih struggle dengan bagaimana cara pengucapan suatu huruf dalam bahasa Inggris maupun kata dalam bahasa Inggris, di artikel ini kami akan membahas fonetik Bahasa Inggris atau gampangnya tentang, how is the right spell to say “th” = think, ch = cheap, sh = she” dan lain lain, karena seperti yang kita ketahui, khususnya dalam bahasa Indonesia, pada pengucapannya tidak terdapat ucapan – ucapan kata “th, ch, sh”.

Cara mengucapkan kata – kata tersebut dan bagaimana tata pengucapannya itu tergantung dari tempat artikulasinya.Untuk selengkapnya mengenai fonetik Bahasa Inggris, kita baca penjelasan berikut yuk!

Dikutip dari buku Ladefoged (1975:6), ada beberapa tempat artikulasi, yaitu sebagai berikut:

  • Bilabial

( terbentuk dari kedua bibir). Bunyi yang dihasilkan terjadi akibat terkatupnya kedua bibi runtuk bunyi pertama yang nantinya akan menghasilkan kata seperti “buy, my, parent”, dll.

  • Labiodental

( terbentuk dari bibir bawah dan gigi atas depan).
Bunyi yang dihasilkan terjadi akibat naiknya bibir bagian bawah hingga hampir menyentuh gigi atas depan, seperti bunyi konsonan pertama pada kata “five, find, fine”, dll

  • Dental

(Fonetik Bahasa Inggris satu ini terbentuk dari ujung lidah dan gigi atas depan). Bunyi yang dihasilkan pada dalam kategori dental seperti bunyi konsonan pada “thigh, think, thought”,dll.

  • Alveolar

( terbentuk dari ujung lidah dan daerah rongga gigi ). Ada dua kemungkinan yang terdapat dalam bahasa Inggris yang memiliki sistem pengucapan yang hampir sama antara alveolar dan dental. Berikut kata – kata yang termasuk kedalam kelompok alveolar “tie, die, sigh, lie”. Kata – kata tersebut diucapkan dengan posisi ujung lidah menyentuh daerah rongga gigi.

Sedangkan konsonan pertama pada kata – kata seperti “ten dan tenth” merupakan dental dalam proses pengucapannya posisi lidah menyentuh bagian atas.

  • Retrofleks

( terbentuk dari ujung lidah dan bagian belakang daerah rongga gigi ). Banyak pembicara bahasa Inggris tidak menggunakan bunyi retrofleks. Akan tetapi, beberapa kata terdapat unsur bunyi retrofleks seperti bunyi konsonan pertama dalam kata “row, ray”. Pembicara yang melafalkan huruf “r” pada akhir sebuah kata juga memiliki bunyi retrofleks, yaitu posisi lidah meninggi dalam kata – kata “hour, air

  • Palato Alveolar

( Fonetik Bahasa Inggris ini terbentuk dari pisau lidah dan bagian belakang rongga gigi ). Berikut beberapa contoh kata – kata yang konsonan pertama berbunyi atau termasuk kedalam palate alveolar “shy, she, show”. Selama mengucapkan konsonan pada kata – kata tersebut, posisi ujung lidah bisa turun kebelakang gigi depan bagian bawah, atau naik dekat dengan rongga gigi. Akan tetapi, pisau lidah selalu dekat menuju bagian belakang dari rongga gigi.

  • Paletal

( terbentuk dari lidah dan langit – langit keras). Bunyi ini terdapat pada konsonan pertama pada kata “you”. Ketika kita mengucapkan konsonan pada kata tersebut, dapat dirasakan bahwa posisi bagian depan lidah terangkat menuju langit- langit keras.

  • Velar

( terbentuk dari belakang lidah dan langit –langit lembut). Konsonan yang memiliki tempat artikulasi terjauh dalam bahasa Inggris terdapat dalam akhir kata pada kata – kata berikut “hack,hug,hang”. Keseluruhan bunyi tersebut memposisikan bagian belakang lidah yang terangkat sehingga menyentuh bagian – bagian belakang langit – langit yang lunak.

Nah, kalau kita sudah mengetahui artikulasinya dengan tepat, pasti kita akan dengan mudah dapat mengucapkan Fonetik bahasa Inggris yang tidak terdapat pada pengucapan dalam bahasa Indonesia, seperti kata “think, thought”, dll.

Berani praktekkan?

Leave a Comment