fbpx

Ungkapan Minta Maaf dalam Bahasa Inggris Selain Kata ‘Sorry’

Gede Murta

Pernahkan kalian membuat kesalahan? Sudahkan kalian meminta maaf setelah kalian membuat kesalahan? Jangan takut untuk mengungkapkan kata maaf ya, karena setiap orang wajar membuat kesalahan. Nobody’s perfect guys! Human error adalah hal yang sangat wajar, asalkan jangan diulang kesalahan yang sama berkali-kali. Belajar tentang ungkapan minta maaf dalam bahasa inggris selain kata “sorry” memang menjadi hal yang perlu supaya kita bisa menjadi anti mainstream.

Kata ‘sorry’ merupakan kata yang cukup mainstream karena seringkali kita dengar di kehidupan sehari-hari. Ingin tahu ekspresi yang lainnya? Yuk simak artikel kami di bawah ini.

kata lain selain Sorry

  1. Sorry.

Kata sorry digunakan untuk menyatakan sebuah kesalahan kecil yang tidak terlalu berarti. Seperti:

A: Sorry, I don’t see you there. How are you doing? (Maaf, aku tidak melihatmu disana. Bagaimana kabarmu?)

B: It’s ok. I am great. (Tidak apa-apa, aku baik-baik saja).

2. I’m (so/very/terribly) sorry.

Kata I’m so/very/terrible sorry digunakan untuk menyatakan sebuah kesalahan yang besar atau cukup besar. Yang berarti “Aku benar-benar minta maaf”. Contoh:

A: Jes, I’m terribly sorry about the other day. If had known your problem, i would have helped you. (Jes, aku benar-benar minta maaf tentang hari itu. Jika aku mengetahui masalahmu, aku akan membantu)

B: It doesn’t matter Kate. All is fine. .

3. I do really sorry for what i have done.

Ungkapan ini juga digunakan untuk mengungkapan rasa penyesalan yang mendalam. Yang berarti; “Aku benar-benar minta maaf atas apa yang telah aku lakukan”. Seperti pada kalimat di bawah ini.

I do really sorry for what i’ve done. I’ll never do this again to you. (Aku benar-benar minta maaf dengan apa yang telah aku perbuat. Aku tidak akan mengulanginya lagi).

4. How stupid/careless/thoughtless of me.

Ekspresi ini biasanya digunakan pada saat melakukan kesalahan pada diri sendiri. Jadi seperti ungkapan rasa ceroboh. Seperti contoh di bawah ini.

A: Where did you put the report? (Dimana kamu letakkan laporannya?)

B: Omg, i haven’t given to Mr. Carl. How careless of me. (Ya ampun, aku belum memberikannya ke Bapak Carl. Betapa cerobohnya aku).

A: Please give it now, otherwise he’ll be angry. (Tolong berikan dia sekarang, jika tidak, dia akan marah).

B: Right away. (Segera)

5. Pardon (me).

Pardon me digunakan pada saat situasi yang agak formal atau bisa digunakan pada saat meminta seseorang untuk mengulangi perkataan yang telah dikatakan sebelumnya.

Contoh: Pardon me but this is my final decision to leave this office. (Maaf, tetapi ini sudah keputusan terakhir untuk meninggalkan kantor ini). atau Pardon me, I can’t hear you voice. Could you speak louder? (Maaf, saya tidak bisa mendengar suara Anda, bisakah Anda berbicara lebih keras?)

6. That’s my fault.

Ekspresi ini digunakan pada saat seseorang melakukan kesalahan saat itu juga. Maka dari itu digunakan kata “That is my fault”. Seperti pada contoh percakapan di bawah ini.

A: Why is everything so messed here? What has happened? (Mengapa sangat berantakan disini?) Apa yang telah terjadi?)

B: I don’t know. It’s just like this when I arrive here. (Aku tidak tahu, sudah seperti ini ketika aku tiba disini)

C: Oh I’m sorry. That is my fault. I shoudn’t have let Doggy escape from his cage. (Aku minta maaf. Itu adalah kesalahanku. Aku tidak seharusnya membiarkan Doggy lepas dari kandangnya)

7. Sorry. It was my fault.

Ekspresi ini digunakan pada saat seseorang melakukan kesalahan di masa lampau. Maka dari itu digunakan ekspresi “It was my fault”. Berikut contohnya:

A: I don’t get the schoolarship. I’m so sad. (Aku tidak mendapatkan beasiswanya. Aku sangat sedih).

B: Why? Haven’t you prepared it very well? (Kenapa? Bukankah kamu telah menyiapkannya dengan matang?).

A: No. I didn’t do it very well. Because I had car accident and it was my fault. I hit a cat passed through. (Tidak. Aku tidak mempersiapkannya dengan baik. Karena aku mengalami kecelakaan mobil dan itu salahku. Aku menabrak seekor kucing sedang lewat).

8. Please excuse my (ignorance).

Ekspresi ini digunakan saat formal dan dalam keadaan sedikit bercanda. Contohnya.

A: Tim, did you make the report for February? (Tim, apakah kamu sudah membuat laporan untuk bulan Februari?)

B: Yes, what is the matter? (Iya, ada apa?)

A: You don’t write the name of the Manager correclty.. (Kamu tidak menulis nama Manajernya dengan benar).

B: Oohh. Please excuse my ignorance.  (Ohh. Mohon maaf atas ketidaktahuan saya)

9. Please don’t be mad at me.

Ekspresi ini digunakan pada saat seseorang memelas meminta maaf kepada seseorang tetapi dalam situasi yang tidak formal. Contohnya:

A: Please don’t be mad at me, Darl. I’ll take you for a romantic dinner tonight. (Tolong jangan marah padaku, Sayang. Aku akan mengajakmu makan malam romantis malam ini).

10. Please accept our (sincerest) apologies.

Ekspresi ini digunakan pada saat seseorang meminta maaf kepada seseorang  dalam situasi yang formal. Contohnya:

Regarding to the bad weather, the train will be delayed in 15 minutes. Please accept our sincerest apologies. (Terkait cuaca buruk, kereta akan tertunda dalam 15 menit. Tolong terimalah permintaan maaf kami yang tulus).

Demikian beberapa ucapan minta maaf dalam Bahasa Inggris selain kata ‘sorry’. Banyak ekspresi yang bisa kita gunakan, kalian bisa gunakan beberapa ekspresi di atas ya. Semoga informasi soal ucapan maaf dalam Bahasa Inggris ini bermanfaat dan bisa dipraktekkan langsung ketika berbicara.

Jangan lupa coba “2 minutes test” di website kami. Dengan mengikuti 2 minutes test tersebut, kalian akan mengetahui kebutuhan bahasa Inggris diambil. Gabung bersama kami dan rasakan pengalaman belajar bahasa Inggris dengan teknik dan metode yang seru dan djamin tidak membosankan. Penasaran? Datang ke Jalan Gunung Soputan 1 16 A Denpasar atau kalian bisa menghubungi kami di 0361 481910 atau melalui WA kami di 0821 4545 8411.

Leave a Comment