fbpx

Mengenal Punctuation (Tanda Baca)

Gede Murta

Belajar menulis di setiap pembelajaran bahasa, punctuation atau tanda baca penting banget loh untuk diketahui. Hal ini berguna saat menyampaikan sesuatu agar tidak terjadi misunderstanding oleh pembaca. Coba saja bedakan kalimat berikut:

Let’s eat, Mom. (Ayo makan, Ibu.)

Let’s eat Mom. Ayo makan Ibu.

Kalian sebagai seorang pembaca, jika ingin mengajak Ibu kalian untuk makan, lebih baik menggunakan kalimat yang mana ya? 😛

Kedua kalimat tersebut tentu memiliki pengertian yang sangat jauh berbeda. Hanya dipisahkan oleh tanda koma, kedua kalimat tersebut menjadi beda. Mengerti kan sekarang kenapa punctuation itu sangat penting sekali?

Oke, mungkin saya langsung saja kepada beberapa jenis punctuation yang ada beserta penjelasan singkat dan contohnya. Check this out!

1. Full stop (.) / Titik : digunakan untuk mengakhiri kalimat pernyataan, inisial nama, digunakan dalam singkatan (abbreviation) dan pertanyaan tidak langsung (indirect question). Dalam istilah computing, full stop juga dikenal dengan sebutan dot.  Sementara itu, dalam matematika, titik dibaca point.

Contoh: She walks alone at the park.

Her name is Shierra L. Connor

www.englishcafe.co.id [dibaca: www (dot) englishcafe (dot) co (dot) id]
1.5 (one point five)

2. Comma (,)/ Koma : seperti halnya dalam Bahasa Indonesia, koma digunakan untuk memisahkan 3 atau lebih item secara berurutan. Selain itu koma juga berfungsi memisahkan adverbial conjunction dalam kalimat atau relative clause dari main clause, dan sebagainya.

Contoh: I, Mia and Lia will go to Kuta Beach this weekend.

Rara and her boyfriend, Andy, are having a vacation to Thailand.

3. Ellipsis (…) : Punctuation ini digunakan untuk menunjukkan adanya bagian yang hilang pada direct quotation (kutipan langsung) dan untuk memutus suatu quot speech (kutipan perkataan) sehingga ucapan terlihat menggantung.

Contoh: “I will follow you, but…”, Anna said.

4. Colon (:) / Titik dua : Colon berguna untuk memisahkan general statement (pernyataan umum) dengan following specifics (rincian).

Contoh: So, I will be in Paris with my brother: George, Darren and Peter.

5. Semicolon (;)/ Titik koma : Punctuation ini digunakan untuk menghubungkan dua independent clause yang sangat berhubungan menjadi satu kalimat.

Contoh: My wife would like tea; I would prefer coffee.

6. Question mark (?)/ Tanda tanya : Punctuation ini digunakan untuk mengakhiri direct question, dan question tag.

Contoh: You are not a liar, are you?

7. Exlamation mark (!)/ Tanda seru : berfungsi untuk mengakhiri exclamatory sentence (kalimat seru).

Contoh: Don’t go there!

Hey, Nina! Long time no see!

8. Quotation marks (“”)/ Tanda petik dua: Punctuation ini berfungsi untuk menampilkan kutipan, baik tulisan maupun ucapan orang lain.

Contoh: “Would you like to make a plate of fried noodle for me?” he asked.

9. Hypen (-) : Punctuation ini digunakan untuk membentuk makna yang utuh pada compound word (kata majemuk; contoh: compound noun).

Dalam istilah internet, hypen juga sering disebut dash.

Contoh: open-minded, flip-flop, etc.

10. Slash (/)/ Garis miring : digunakan untuk memisahkan pilihan, menunjukkan periode waktu, merepresentasikan kata “per”, menuliskan singkatan, dan menunjukkan pergantian baris pada puisi.

Contoh : The speed of the earth rotation is about 733.66 miles/hr.

11. Parentheses ()/ Tanda kurung : Punctuation ini berfungsi untuk menambahkan materi yang dapat berupa informasi tambahan maupun komentar dari penulis.

Contoh: That bag is (too!) expensive for high school student.

12. Aposthrope (‘)/ Tanda petik satu : Punctuation ini berfungsi untuk membentuk possessive form (kepemilikan),contraction (penyingkatan), dan plural(menjamakkan

Contoh: Nisa’s bag

The men’s room

I’m working

Leave a Comment