Apa itu Linking Verb

Hello English learners, pada artikel kali ini English Cafe Bali akan membahas mengenai linking verb yang memiliki pengertian berbeda dengan linking words ya. Jadi apa itu Linking Verb? Linking Verb adalah kata kerja yang menghubungkan subjek dengan memberi penjelasan pada suatu kata benda. Kata yang sering digunakan sebagai linking verb adalah be (is, am, are, was, were, been), verb of being; get,become, turn, go, fall, grow dan kata kerja indrawi seperti: smell, taste, feel, look, appear, sound dan seem. English Cafe akan bahas satu persatu ya.

apa itu linking verb

  1. Be (is, am, are, was, were, been)

 

 

English Cafe Bali yakin pasti sebagian besar di antara kalian sudah mengetahui penggunaan be di dalam kalimat. Be dipasangkan dengan subjek apa saja? English Cafe bahas lagi ya. Dalam kalimat present, subjek I diikuti oleh be am. She, he, dan it dipasangkan dengan be is. Sedangkan subjek You dan they dipasangkan dengan be are.

Dalam kalimat past (lampau), terdapat dua jenis be. Untuk subjek I, he, she, it dan semua subjek yang bisa diganti dengan kata dia menggunakan be was. Sedangkan untuk subjek we, they, you, dan subjek bentuk jamak menggunakan be were.

Linking verbs ‘be’ digunakan untuk:

  • Menjelaskan atau mengidentifikasikan subjek
  • Menyatakan keadaan subjek
  • Menunjukkan keberadaan subjek

Contoh kalimat:

 

  • They are English teachers.
  • He is 27 years old.
  • She is hungry.

 

 

  • I was nervous when he proposed me to get married.
  • They were here.

 

  1. Verb of being

Jenis linking verb of being adalah become (menjadi), get (berubah), go (menjadi), dan turn (berubah), grow (tumbuh) menyatakan adanya perubahan pada subjek dari kondisi/keadaan yang lain. Linking verb ini diikuti oleh kata sifat (adjective) bukan kata keterangan (adverb). Kata become dapat juga diikuti kata benda (noun). Linking verbs, become dan get digunakan untuk menyatakan terjadinya perubahan keadaan/kondisi pada subjek dalam artian subjek berbeda dari sebelumnya.

Contoh kalimat:

  • She becomes more sensitive after she got divorced.

 

  • He is getting older.
  • When it’s autumn, leaves turn into red.
  • She is growing too fast.
  • People go mad, crazy, careless these days.

 

  1. Verb of sensation

Verb of sensation adalah kata kerja yang berhubungan dengan panca indera, seperti smell (baunya), taste (rasanya), feel (merasa), look (nampak/kelihatannya), appear (nampak/kelihatannya), sound (kedengarannya), dan seem (nampaknya). Linking verb of sensation ini diikuti oleh bentuk kata sifat (adjective), bukan kata keterangan (adverb).

Contoh kalimat:

 

  • Even though durian fruit smells disgusting, most people still like it.
  • It tastes delicious.

 

 

  • I feel tired after this long journey.
  • She looks beautiful with that long dress.
  • He appears very kind today. Is he ok?
  • Your idea sounds brilliant.
  • Brigita seems fine.

 

Demikian beberapa contoh linking verb yang fungsi utamanya adalah menjelaskan keadaan SUBJEK. Jadi kalian sekarang sudah mengetahui kata be sebenarnya termasuk ke dalam kata apa ya. Be termasuk ke dalam kata kerja tetapi kata kerja bantu saja.

Jangan lupa coba “2 minutes test” di website kami. Dengan mengikuti 2 minutes test tersebut, kalian akan mengetahui kebutuhan bahasa Inggris diambil. Gabung bersama kami dan rasakan pengalaman belajar bahasa Inggris dengan teknik dan metode yang seru dan dijamin tidak membosankan. Penasaran? Datang ke Jalan Gunung Soputan 1 16 A Denpasar atau kalian bisa menghubungi kami di 0361 481910 atau melalui WA kami di 0821 4545 8411.

 

By | 2018-07-30T14:52:14+00:00 July 30th, 2018|Categories: Artikel Terbaru, English Information|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment